Menulis deklarasi doctype

Written by Fikri Rasyid

Agar browser mengenali format & jenis file yang anda tulis (HTML 4 atau XHTML), pada baris pertama file .html anda perlu ditulis deklarasi doctype (Doctype Declaration).

Deklarasi doctype bukan merupakan tag HTML. Deklarasi doctype pada dasarnya merupakan instruksi yang memberi tahu browser jenis file yang digunakan oleh suatu halaman web. Terdapat beragam deklarasi doctype yang direkomendasikan oleh W3C:

  • HTML 4.01 Strict
  • HTML 4.01 Transitional
  • HTML 4.01 Frameset
  • XHTML 1.0 Strict
  • XHTML 1.0 Transitional
  • XHTML 1.0 Frameset
  • XHTML 1.1

Perbedaan jenis file yang ditandai dengan perbedaan deklarasi doctype akan menyebabkan browser merender CSS dan JavaScript dengan cara yang berbeda. Dari berbagai sumber yang saya baca (coba Googling mengenai XHTML strict & transational), saya pribadi menggunakan XHTML Strict untuk web-web dengan halaman statis dan tidak banyak pertambahan halaman karena aturan yang lebih strict dan lebih “web standard”. Namun untuk theme WordPress, saya menggunakan XHTML transitional karena masih menoleransi beberapa tag HTML 4 yang digunakan, seperti contohnya tag <iframe>, mengingat karakteristik pengguna CMS yang gemar mengkustomisasi webnya dengan plugin-plugin tertentu.

Untuk mendeklarasikan bahwa sebuah halaman web adalah XHTML transitional, tambahkan markup ini dibaris pertama:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">

Bisa juga ditambahkan atribut xmlns untuk memberitahu browser xml namespace dari dokumen html sehingga file index.html anda akan menjadi seperti ini:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr" lang="en">
<head>

</head>
<body>

</body>
</html>

Bacaan lebih lengkap mengenai deklarasi doctype:

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land, co-founded WPNest and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Connect & Subscribe

Keep in touch and get my latest content trough:

4 Responses for This Thought

  1. AMYunus

    09 July 2010

    Looooh, kok nggak HTML5? :-p hehe

    Reply
    • fikrirasyid

      09 July 2010

      Sudah saya jelaskan di artikel ini: http://outstando.com/menulis-dalam-format-xhtml/ ;)

      Reply
      • AMYunus

        07 August 2010

        kalo opening tag dan closing tag emang perlu
        tapi bukannya deklarasi transitional atau strict nya udah ga diperhitungkan lagi ya di HTML 5?

        Reply
        • fikrirasyid

          08 August 2010

          Iya, yg saya tulis ini kan xHTML. Sepengetahuan saya, kalo html5 memang tidak ada strict atau transitional lg. Yg ada strict / transitional itu utk xHTML atay HTML4. CMIIW :)

          Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>